Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan
Masih bersama yayasan Xaverius Tanjung Karang, di GSG Way Halim,workshop hari ke-2 “Strategi Pengelolaan Media Sosial Sekolah” hari ini, dibuka secara resmi oleh moderator bapak Stefanus Sarji dengan penuh semangat, menciptakan suasana yang hangat dan antusias di antara para peserta. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan doa dan sambutan dari Ketua Yayasan, Romo RD Andreas Sutrisno. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar dinamika yang terjadi selama workshop ini mampu membawa perubahan yang lebih baik, serta menekankan pentingnya mengimplementasikan hasil workshop di unit sekolah masing-masing.
Materi hari ini disampaikan oleh narasumber Haris Suhendra, S.Kom., M.M. tentang pentingnya pengelolaan media sosial dalam membangun citra dan reputasi sekolah. Ia menegaskan bahwa sekolah yang aktif di media sosial, website, dan publikasi digital akan lebih mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google. Menurutnya, di jaman ini keputusan orang tua dalam memilih sekolah diawali dari kemudahan memperoleh informasi, mulai dari pencarian, mengenali keunggulan sekolah, mengunjungi website, hingga akhirnya memutuskan untuk mendaftar. Oleh karena itu, sekolah perlu memahami kebutuhan orang tua dengan menyajikan konten yang relevan, edukatif, dan inspiratif, serta menggambarkan branding sekolah.
Sebagai penutup, Romo Sutris mengajak seluruh warga sekolah untuk teeus memanfaatkan teknologi untuk membantu orang tua murid mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya tentang sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap karya memiliki kontribusi besar bagi kemajuan sekolah. Dengan semangat kebersamaan dan konsistensi, seluruh warga sekolah diharapkan dapat aktif berkarya dan berkontribusi dalam membangun citra positif sekolah.
Demikian rangkaian kegiatan workshop hari kedua ini. Semangat untuk terus unggul, transformatif, berkarakter, kolaboratif, dan mandiri dalam semangat HK3P.
SALAM XAVEPA GEMILANG
Penulis: Maria Angelina Hutagalung, S.Pd. & Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M.
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengikuti workshop “Strategi Pengelolaan Media Sosial Sekolah” diselenggarakan oleh Yayasan Xaverius Tanjungkarang pada Senin–Selasa, 20–21 April 2026 di GSG Gentiaras Way Halim. Kegiatan ini diikuti oleh 47 peserta yang terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA di bawah naungan Yayasan Xaverius Tanjung Karang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan aktif dan penuh antusiasme. Dalam kegiatan ini SMP Xaverius 2 Bandar Lampung diwakili oleh Kepala Sekolah Ibu Sisilia Surasi Andriani, S.Si.,M.M, bapak Vincen Simatupang, S.Si dan ibu Maria Angelina Hutagalung, S.Pd.
Pada hari pertama ini, acara dibuka oleh moderator Stefanus Sarji, dilanjutkan dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan pertama disampaikan oleh koordinator kegiatan, F. Joko Winarno, yang menekankan bahwa workshop ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, serta memperkuat kolaborasi antarunit dalam mengelola media sosial sekolah secara lebih terarah dan profesional. Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi pengelolaan media sosial melalui pendekatan digital, konten kreatif, serta optimalisasi platform untuk mendukung daya saing sekolah, khususnya dalam mendukung keberhasilan SPMB. Peserta diajak untuk bersikap terbuka, tidak reaktif terhadap kebijakan, dan bersama-sama mencari strategi terbaik yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan, Romo RD. Andreas Sutrisno, sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa media sosial memiliki pengaruh besar terhadap cara berpikir, bertindak, dan berinteraksi. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan kebijaksanaan dalam penggunaannya. Media sosial pada dasarnya bersifat netral, sehingga dampaknya baik positif maupun negatif ditentukan oleh cara penggunaannya. Sekolah memiliki peluang besar untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun citra positif melalui publikasi kegiatan, prestasi, proses pembelajaran, serta pengembangan kurikulum. Selain itu, beliau mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri dan menggunakan media sosial sebagai sarana mewartakan nilai-nilai karakter serta kebaikan, sehingga mampu menjadi “garam dan terang dunia” juga di ruang digital.
Pada sesi pertama, Romo RD. Krisantus Ian Bagas Brahmanthio membawakan materi tentang “Peran media sosial dalam menumbuhkan iman, harapan, dan kedekatan dengan Tuhan”. Ia menekankan bahwa teknologi merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk hal-hal yang membangun. Media sosial dapat berfungsi sebagai sarana evangelisasi, pendidikan iman, membangun persekutuan, serta media komunikasi dan dialog dengan masyarakat luas. Penggunaan yang tepat diharapkan mampu mempererat relasi manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Sesi kedua menghadirkan Romo Fransiskus Xaverius Dista Kristanto dengan materi “Menjadi Guru di Era Media Sosial.” Ia menekankan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan dalam penggunaan media sosial. Guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memahami karakter generasi digital. Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, komunikasi, dan penguatan citra sekolah, namun tetap harus digunakan secara bijak, etis, dan bertanggung jawab. Selain itu, guru juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa agar kritis dan selektif dalam menerima informasi.
Pada sesi ketiga, Associate Prof. Dr. Anggalia Wibasuri memaparkan “Strategi branding sekolah berbasis nilai dan kepercayaan di era digital”. Ia menjelaskan bahwa branding tidak hanya sebatas promosi, tetapi harus mencerminkan pengalaman nyata dan nilai yang hidup di sekolah. Kepercayaan dibangun melalui kesesuaian antara janji dan realitas yang dirasakan oleh peserta didik. Strategi yang dapat diterapkan antara lain menentukan nilai inti sekolah, menyampaikan pesan yang konsisten, serta menampilkan bukti nyata seperti testimoni orang tua, prestasi siswa, dan transparansi program. Konten kreatif seperti dokumentasi kegiatan harian, digital open house, siaran langsung, serta keterlibatan alumni juga menjadi bagian penting dalam memperkuat citra sekolah.
Sesi keempat disampaikan oleh Y. Gisik Priambo dengan topik “Publikasi Kegiatan Kolaborasi.” Ia menekankan bahwa publikasi merupakan kerja tim yang memerlukan perencanaan dan alur yang jelas. Bentuk publikasi dapat berupa foto dengan caption yang kuat, artikel, video, maupun testimoni. Konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun citra sekolah melalui media sosial. Ia juga menegaskan bahwa sekolah yang baik namun tidak dipublikasikan dengan baik akan kalah bersaing dengan sekolah yang mampu menampilkan kegiatannya secara konsisten. Oleh karena itu, setiap kegiatan perlu didokumentasikan dan dibagikan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.
Secara keseluruhan, workshop ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan media sosial yang strategis, kreatif, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana komunikasi, edukasi, dan promosi yang efektif, sehingga dapat memperkuat citra serta meningkatkan daya saing sekolah di era digital. Demikian kegiatan workshop hari pertama ini, terus semangat untuk unggul tranformatif berkarakter kolaboratif dalam kemandirian dengan semangat HK3P.
SALAM XAVEPA GEMILANG
Penulis : Maria Angelina Hutagalung, S.Pd. dan Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M.
Pada Jumat, 17 April 2026, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung kembali menghadirkan kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan melalui kolaborasi bersama HiLo Teen. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menumbuhkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan tulang sejak usia remaja.
Rangkaian acara diawali dengan kegiatan pembelajaran seperti biasa di kelas masing-masing. Setelah itu, tepat pada pukul 10.00 WIB, seluruh peserta didik berkumpul dengan tertib di lokasi yang telah disiapkan. Suasana mulai terasa semakin semarak ketika seluruh siswa menunjukkan antusiasme mereka untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.
Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Bu Anggun dan Pak Frans selaku pemandu. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan oleh tim HiLo Teen yang memberikan berbagai informasi menarik dan bermanfaat seputar pentingnya asupan nutrisi bagi pertumbuhan, khususnya untuk menjaga kesehatan tulang di masa remaja.
Tidak hanya mendapatkan materi, seluruh warga sekolah juga diajak untuk bergerak aktif melalui kegiatan Senam HiLo. Dengan iringan musik yang energik, para peserta didik mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat, menciptakan suasana yang meriah sekaligus menyehatkan.
Kegiatan semakin menarik ketika pihak HiLo Teen memperkenalkan produk terbaru mereka yang kaya akan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan tulang yang optimal. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan voucher menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini.
Keseruan berlanjut melalui berbagai permainan interaktif yang menghibur dan menantang. Tawa dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat para peserta didik mengikuti setiap permainan yang telah disiapkan. Di akhir sesi permainan, pihak HiLo Teen memberikan bingkisan menarik kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan.
Memasuki penghujung acara, kegiatan ditutup oleh tim HiLo Teen dengan penuh kehangatan. Seluruh rangkaian kegiatan hari itu berlangsung dengan lancar, seru, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh sejak dini serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sampai jumpa di kegiatan seru berikutnya!
Salam Xavepa Gemilang
Genggam Masa Depan Cemerlang
Penulis: Jesslyn Jacinda
Pada Jumat, 17 April 2026, kegiatan pembelajaran kontekstual kelas 9 kembali dilaksanakan sebagai upaya sekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan menyatu dengan alam di luar kelas, sekaligus sebagai salah satu upaya maksimal sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (PM). Tema pembelajaran kontekstual kali ini adalah “Mengenal Biota Laut untuk Lebih Mencintai Bumi Rumah Kita”, melengkapi rangkaian Giat Laudato Si di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung.
Kegiatan pembelajaran kontekstual ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9A, 9B, 9C, 9D, dan 9E Tahun Pelajaran 2025–2026. Seluruh siswa berperan aktif sejak awal kegiatan, dimulai dari pengumpulan ASAM BASSA (Aset Sampah Bagi Sekolah dan Saya) yang menjadi syarat utama untuk mengikuti kegiatan ini. Partisipasi yang baik dari seluruh siswa menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan serta kegiatan sekolah.
Pantai Klara 1 kembali menjadi tujuan utama dalam pelaksanaan pembelajaran kontekstual. Melalui tema “Mengenal Biota Laut untuk Semakin Mencintai Bumi Rumah Kita”, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. Di tempat ini, siswa dapat mempelajari berbagai jenis biota laut serta mengenal potensi ekonomi kreatif masyarakat pesisir, sehingga membantu mereka memahami materi pembelajaran secara lebih nyata dan mendalam.
Tepat pukul 07.30 WIB, rombongan siswa bersama guru pendamping berangkat dari SMP Xaverius 2 menuju Pantai Klara 1 yang terletak di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan persiapan, kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama guna membangkitkan semangat serta menumbuhkan kekompakan antarpeserta.
Setelah sesi pembuka, kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama. Dengan latar belakang alam yang indah dan suasana pantai yang tenang, siswa diajak untuk mengamati lingkungan sekitar, berdiskusi, serta mengaitkan materi pelajaran seperti olahraga, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris ke dalam konteks kehidupan nyata. Pendekatan ini tidak hanya mengasah kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif, tetapi juga memperdalam pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang sudah dipelajari di kelas.
Setelah seluruh kegiatan utama selesai, para siswa kelas 9 diberikan kesempatan untuk menikmati pantai yang luas dengan bebas dalam kegembiraan bersama. Dalam sesi ini, siswa dapat turun langsung ke pantai serta menikmati berbagai wahana yang tersedia dengan tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban.
Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh rombongan siswa dan guru bersiap untuk melakukan perjalanan kembali menuju SMP Xaverius 2 Bandar Lampung.
Kegiatan pembelajaran kontekstual ini memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa karena mengintegrasikan teori dengan praktik secara langsung di lingkungan nyata. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran kontekstual menjadi salah satu metode yang efektif dalam mendukung proses pendidikan yang holistik dan bermakna.
Salam Unggul, Transformatif, Berkarakter, Kolaboratif dalam Kemandirian.
SMP Xavepa Gemilang.
Penulis: Lutgardis Cristabel Fanisha – 9D
Dalam suasana Masa Paskah, Komplek Xaverius Pahoman mengadakan perayaan Paskah bersama bertajuk X-TER yang dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026. Mengusung tema “Bangkit dan Menata Ulang Kehidupan”, kegiatan diawali dengan sesi perwalian di kelas masing-masing. Dalam sesi ini, wali kelas memberikan pengarahan serta persiapan terkait rangkaian acara yang akan diikuti oleh peserta didik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Masa Paskah yang dipimpin oleh Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo. Perayaan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta SDM SMP dan SMA yang beragama Katolik di Aula SMA Xaverius Bandar Lampung. Melalui Ekaristi ini, para siswa dan guru diajak untuk mensyukuri makna kebangkitan Kristus sekaligus menjadikannya sebagai kekuatan untuk memperbaiki diri di masa mendatang. Pada saat yang bersamaan, siswa-siswi non-Katolik mengikuti pembinaan iman sesuai dengan agama masing-masing.
Setelah Perayaan Ekaristi, kegiatan berlanjut pada agenda utama, yaitu Opening Ceremony perayaan Paskah X-TER. Acara dibuka dengan penampilan dari tim pembinaan iman Kristen SMA Xaverius yang membawakan lagu “Hatiku Percaya” dan “Datanglah dan Bertakhta” dengan iringan band serta tarian tamborin yang menambah kekhidmatan suasana.
Memasuki sesi formal, seluruh hadirin berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Xaverius. Acara kemudian diawali secara resmi melalui doa pembuka yang dipanjatkan dengan penuh khidmat.
Rangkaian sambutan menjadi bagian berikutnya dalam acara ini. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana X-TER, dilanjutkan oleh Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung, Bapak FX. Agung Sucahyo, serta Ketua Yayasan, RD. Andreas Sutrisno. Sebagai penutup sesi sambutan, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo menyampaikan pesan kepada seluruh warga sekolah untuk menghidupi semangat Paskah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk konkret dari tema yang diangkat, dilaksanakan pula prosesi penyerahan bibit tanaman secara simbolis. Kegiatan ini menjadi ajakan nyata bagi seluruh warga sekolah untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan serta mulai membangun kebiasaan hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap alam. Acara formal kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan pengisi acara.
Kemeriahan acara dilanjutkan dengan kegiatan flashmob yang melibatkan seluruh peserta di lapangan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat. Penampilan dance dari perwakilan SMP Xaverius 2 yang energik serta berbagai mini games turut menambah semarak kegiatan hari itu.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta didik kembali ke kelas untuk melaksanakan kegiatan literasi berupa pembuatan artikel digital tentang Paskah. Kegiatan ini menjadi bagian dari Proyek Pembinaan Iman (PI) lintas agama dengan tema “Ide Kreasi Paskah dalam Semangat Laudato Si’”. Dilaksanakan secara berkelompok berdasarkan jadwal piket, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan tanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi informasi. Dalam waktu 25 menit, siswa ditantang untuk merangkum nilai-nilai Paskah ke dalam karya digital yang menarik dan bermakna.
Dengan selesainya kegiatan tersebut, berakhir pula seluruh rangkaian perayaan Paskah X-TER. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kebersamaan dan refleksi yang telah dialami dapat menjadi inspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli terhadap sesama.
Salam Xavepa Gemilang,
Genggam Masa Depan Cemerlang
Penulis: Lidwina Jenica Rindi Griselda
Editor: Vincen Simatupang
Setelah siswa-siswi menerima hasil belajar tengah semester, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengadakan kegiatan halal bihalal bagi umat Islam di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026. Acara berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan.
Sebelum kegiatan dimulai, hujan sempat turun di area sekolah. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat para peserta, dan seluruh rangkaian acara tetap berlangsung dengan lancar dan meriah.
Acara dibuka dengan bernyanyi bersama yang diikuti oleh para siswa dan guru. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah dari kegiatan sebelumnya, yaitu GERAK. Suasana semakin meriah saat mini games dilaksanakan dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan, tausiah, serta penampilan ansambel gitar dan musikalisasi puisi. Salah satu bagian yang menarik dalam kegiatan ini adalah doa bersama dari lima agama, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di sekolah.
Acara juga diisi dengan sambutan dari salah satu orang tua murid, penampilan tari tradisional, serta sambutan dari kepala sekolah, yaitu Ibu Sisil. Setelah itu, tausiah disampaikan oleh Ibu Aulia selaku guru pendalaman iman Islam. Sambutan juga diberikan oleh perwakilan yayasan.
Menjelang akhir acara, kegiatan dilanjutkan kembali dengan penampilan musikalisasi puisi oleh siswa-siswi beragama Islam serta ansambel gitar. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan doa penutup.
Kegiatan halal bihalal ini menjadi momen yang berharga untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan toleransi, dan menumbuhkan semangat saling menghargai di lingkungan sekolah. Demikian rangkaian kegiatan halal bihalal hari ini.
Salam Xavepa Gemilang
Genggam Masa Depan Cemerlang
Marlene Abigail Liguna
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengadakan kegiatan GERAK (Gerakan Raga Anak Sehat) pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan diawali oleh MC yang membuka acara serta menyampaikan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, yaitu lomba vlog dan lomba Eco Clean Challenge, di mana para siswa mengikuti jalan sehat sambil membuat vlog. Untuk menambah semangat, panitia juga menghadirkan berbagai mini games yang disambut antusias oleh para siswa.
Dalam sambutannya, Ibu Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata (konkret) dari semangat Laudato Si', yaitu ajakan untuk merawat bumi sebagai rumah bersama melalui tindakan sederhana namun berdampak.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat. Para siswa mulai berangkat sesuai dengan rute masing-masing, sambil mengumpulkan sampah dan mendokumentasikan kegiatan mereka untuk keperluan vlog. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib sesuai arahan panitia. Sebelum keberangkatan, setiap kelas telah dibekali kantong plastik untuk menampung sampah yang dikumpulkan selama perjalanan.
Kegiatan jalan sehat ini dibagi menjadi dua rute. Rute 1 diikuti oleh kelas 7A hingga 8C, sedangkan Rute 2 diikuti oleh kelas 8D hingga 9E. Sepanjang perjalanan, para siswa terlihat sangat semangat dan antusias. Mereka berjalan bersama teman-teman sekelas sambil membawa kantong sampah dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan ini, peserta diperbolehkan mengumpulkan sampah kering. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian diserahkan kepada panitia untuk ditimbang. Hasil penimbangan tersebut akan menentukan kelas yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Suasana kegiatan terasa seru karena siswa dapat berolahraga bersama sekaligus melakukan aksi nyata menjaga kebersihan.
Setelah kegiatan lapangan selesai, para siswa diberikan waktu selama satu jam untuk mengedit video hasil dokumentasi mereka menjadi vlog yang menarik dan kreatif.
Melalui kegiatan GERAK ini, diharapkan seluruh siswa SMP Xaverius 2 Bandar Lampung semakin menyadari pentingnya kerja sama serta memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Penulis: Clara Olivia
Editor: Vincen Simatupang
© Copyright 2019 SMP Xaverius 2 Bandar Lampung